Kesehatan dan Makanan

Tuesday, January 26, 2016

1. Bisakah Soda Membunuhku? Jika maksud Anda, bisakah menimbulkan kanker, jawabannya mungkin tidak. Diabetes ? Kelihatannya tidak. Osteoporosis ? Mungkin.
Minuman bersoda juga berkaitan dengan penambahan berat badan. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi beberapa minuman bersoda dalam sehari bisa memperlemah tulang dan meningkatkan berat badan, walaupun alasannya belum jelas.
Marion Nastle, Ph. D, ahli nutrisi dan penulis  ”What to Eat ” dan ” Food Politics ” berkata :
” Saya lebih suka gula asli, pemanis lain mengandung zat kimia dan hanya buatan, saya juga tidak yakin akan efektivitasnya dalam membantu orang mengurangi kalori.”
Sebuah studi yang dipublikasikan tahun ini mengindikasikan kebalikannya : pada binatang pengerat, paling tidak, ada bukti bahwa pengganti ini mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menerima asupan kalori, yang bisa memicu tindakan makan berlebihan.
2. Apakah jenis makanan terbaik ? Maaf, tidak hanya satu.
Lupakan info-info terbaru yang mengatakan bahwa blueberrycokelatdaging, atau anggur merah dapat memberi manfaat khusus.
Ya, makanan-makanan ini sehat, tetapi hanya sebagian dari diet yang diperlukan tubuh. Jangan terpengaruh dengan info tersebut. Anda tidak harus mencari makanan tersehat yang baru, anda cukup makan dengan benar serta dengan porsi yang tepat.
3. Akankah vitamin D menyelamatkan hidupku ? Haruskah mengkonsumsinya 4 kali sehari sesuai dosis yang direkomendasikan?
Bukti pertumbuhan tubuh mengisyaratkan bahwa vitamin D dengan dosis tinggi tidak hanya membantu menjaga tulang tetap kuat tetapi juga mengurangi risiko kolonovarium, dan kanker payudara, serta penyakit lain seperti diabetes dan skelerosis.
Banyak dari kita kekurangan vitaman D karena kurang terpapar cahaya matahari serta diet yang tidak menyertakan sumber protein yang bagus (ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna, serta susu dan sereal).
4. Haruskah saya berhenti mengkonsumsi tuna  dan salmon?
Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association, ikan tuna putih juga mengandung merkuri dan ibu yang sedang mengandung direkomendasikan untuk mengkonsumsi tidak lebih dari 6 ons per minggu. Walaupun salmon tidak menunjukkan risiko mengandung merkuri, tetapi diperkirakan mengandung komponen industri .
Salam.